Tampilkan postingan dengan label Seputar Bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seputar Bisnis. Tampilkan semua postingan

Bagaimana Harus Memulai Sebuah Usaha

Written on Senin, 23 Maret 2015 | 21.07

Ada banyak pertanyaan tentang Bagaimana Harus Memulai Sebuah Usaha. Jawabannya pun beraneka. Ada yang harus cari modal dulu, ada yang harus mempelajari pasar, bahkan yang ekstrim ada yang mengatakan modalnya nekad saja! Semuanya tak salah. Sebab, dari mana saja mau mulai berwirausaha, asal punya niat, tekad, ketekunan, keuletan, semangat tak mudah menyerah, pasti akan ada hasil yang dicapai.
seputarbisnisdanmanajemen.blogspot.com

Banyak contoh nyata orang yang bermodal nekad bisa jadi pengusaha sukses. Tak sedikit pula pengusaha yang berawal dari persiapan matang akhirnya benar-benar sukses membesarkan usahanya. 

Apa yang dilakukan banyak pengusaha sukses lain ini bisa diwakili oleh sebuah kalimat bijak yang sudah sering kita dengar, yakni asal ada kemauan, pasti ada jalan, ”When there is a will, there is a way.” Nah, lantas,jika kita sudah ada kemauan, usaha apa yang bisa ditekuni? Pilihannya sangat beragam. Untuk mengeksplorasi jenis usaha apa saja yang bisa ditekuni sebenarnya cukup gampang. Modalnya hanyalah ATM, yakni Amati, Tirukan, dan Modifikasi.

1. Amati
Yang perlu dilakukan hanyalah dengan melihat sekeliling Anda. Ada banyak bertebaran jenis usaha yang bisa Anda tekuni. Mulai dari yang sudah banyak digeluti oleh orang lain, maupun usaha-usaha yang menurut Anda masih jarang yang disentuh orang lain. Atau, dari pengamatan itu, barangkali Anda bisa menemukan sejumlah kebutuhan orang yang belum tersentuh sehingga bisa jadi ladang bisnis yang baru.

Ambil contoh, lihat kendaraan berseliweran di jalanan. Kalau Anda bisa utak-atik kendaraan, kenapa tidak coba buka usaha bengkel? Biar lebih spesifik layanannya, buat bengkel yang siap dipanggil kapan saja, kalau perlu 24 jam!

2. Tirukan
Untuk menjalankan bisnis yang berhasil, coba tirukan bisnis yang ramaimendapat pelanggan di sekitar Anda. Misalnya Anda melihat pedagang bakso yang ramai. Coba, lihat apa yang membuatnya laris. Apakah lokasinya, rasanya, atau mungkin pelayanannya yang unik. Tirukan saja, apa kunci sukses yang membuatnya ramai.

Salah satu cara meniru yang sekarang sedang tren yaitu usaha dengan sistem waralaba. Pemilik usaha dengan sistem waralaba sebenarnya sudah merelakan usahanya di-copy paste oleh jaringan waralabanya, dan itu sah-sah saja, bahkan senang karena jaringan usahanya makin membesar. Karena itu, jangan segan jika bertemu dengan bisnis yang ramai, kalau mau ajaklah kerja sama, dengan begitu dalam meniru langkah suksesnya Anda bisa lebih pasti.

3. Modifikasi
Kalau sudah menemukan jenis usaha yang akan dicontoh, jangan asal contek saja. Ubahlah berdasar kreativitas Anda. Misalnya biar makin ramai Anda gunakan cara yang unik, contoh bikin bakso yang kotak, atau bakso yang dibakar. Gunakan pula promosi yang unik. Misalnya beri kejutan gratisbayar untuk konsumen mangkuk ke-100, serta berbagai jenis promosi unik lainnya.

Bagaimana, sudah mulai mendapat gambaran? Yang penting, jika sudah menemukan jenis usaha yang ingin Anda geluti, segera take action! Lakukan dengan sepenuh hati dan terjuni dengan tekad kuat agar berhasil. Ingat. Peluang ada di mana-mana, tapi peluang baru benar-benar jadi uang kalau Anda mau mewujudkannya.
---|---



*) Disarikan dari tulisan Agoeng Widyatmoko di andriewongso.com
Penulis adalah konsultan independen usaha kecil (UKM). Jika ingin mencari peluang lain untuk jadi entrepreneur, dapat membaca buku tulisan Agoeng berjudul 100 Peluang Usaha, Peluang Usaha untuk Anak Muda, Peluang Usaha untuk Ibu rumah Tangga, dan Peluang Usaha untuk Pensiunan.
21.07 | 0 komentar | Read More

Berdagang Tanpa Modal

Salah satu pertanyaan besar saat akan memulai usaha atau bisnis sendiri adalah, “Modalnya dapat darimana ya?” Jika Anda mau tahu, memang ada jenis usaha yang tidak perlu modal. Well, memang tidak sepenuhnya modal dengkul alias nggak pakai modal sama sekali, tapi setidaknya masalah modal tidak akan menjadi beban utama. Salah satunya model bisnis  ini bernama Dropship.

Dropship adalah sebuah sistem penjualan produk secara online dimana si penjual tidak harus memiliki produk, inventory, dan sistem pengiriman sendiri. Dalam sistem ini, Dropshipper, istilah untuk pelaku dropship, tidak perlu melakukan pembelian barang untuk stocking dan tidak perlu melakukan pengiriman barang kepada konsumen.

seputarbisnisdanmanajemen.blogspot.com

Lalu bagaimana cara kerjanya jika Dropshipper (penjual) tidak perlu memiliki apa-apa? Terlihat menarik bukan, karena sepertinya tidak perlu modal besar untuk memulainya.

Disini kegiatan utama penjual adalah memasarkan barang yang disediakan oleh supplier. Penjual menerima pesanan dari konsumen dan meneruskannya kepada supplier untuk segera disiapkan dan dikirim kepada konsumen. Agar sebagai penjual berhasil memasarkan produk dari si supplier, maka penjual harus melakukan proses pemasaran baik secara online maupun offline. Biasanya cara online lebih efektif bagi sebagian besar orang. Beberapa sarana atau media yang bisa kita gunakan untuk memasarkan produk secara online adalah forum, toko online, blog pribadi, media sosial (Facebook, Twitter), aplikasi messenger smartphone (misal BBM atau Whatsapp), dan media online lainnya.

Sistem dari bisnis dropship itu cukup sederhana. Penjual memilih beberapa produk dari supplier yang akan dijual, kemudian mengambil beberapa foto dari produk, foto diupload ke media pemasaran disertai dengan keterangan singkat. Penjual dapat mengubah harga dan selisihnya merupakan keuntungan penjual. Bila terjadi pembelian, maka si konsumen akan memilih barang yang ingin dibeli dan mengirimkan uang sesuai dengan harga barang penjual tentukan.

Penjual kemudian melanjutkan proses pembayaran tersebut ke supplier barang dan memberikan informasi barang yang dibeli beserta data si pembeli. Supplier akan mengemas barang yang dibeli dan mengirimkan barang kepada konsumen atas nama penjual.

Bisnis dropship ini memang terlihat sangat mudah dikerjakan, bahkan si penjual dapat menjalankan usahanya dari mana saja, yang penting ada koneksi internet dan gadget yang mendukung. Modal yang diperlukan tidak terlalu besar, tetapi Anda sudah memiliki usaha sendiri dengan potensi menjanjikan.

00.26 | 0 komentar | Read More

Strategi Dasar Agar Bisa Berekspansi Dengan Baik

Written on Minggu, 22 Maret 2015 | 21.50

Entrepreneur bukan semata-mata berdagang. Saat pedagang biasa sudah puas dengan bisnisnya yang menguntungkan, seorang entrepreneur harus selalu bekerja keras mencari peluang baru untuk bisa mengembangkan bisnisnya dan membawanya ke level yang lebih tinggi. Akan selalu ada target-target yang harus dicapai agar bisnis yang ada tidak hanya mampu bertahan tetapi juga bertumbuh dan tersebar.

seputarbisnisdanmanajemen.blogspot.com

* Terapkan kompetensi dasar Anda dalam pasar yang relevan

Amati para pesaing yang memiliki keunggulan yang serupa dengan Anda dalam sektor yang berbeda. atau untuk pelanggan yang berbeda. Dengan menggunakan skala, lokasi, dan desain umum, Anda mungkin bisa memberikan pemecahan yang lebih baik atas masalah yang mereka hadapi tanpa harus memberikan harga yang lebih tinggi.

* Berikan produk atau layanan baru pada pelanggan yang ada. 

Anda telah mengetahui pelanggan yang sudah ada dengan baik dan membangun hubungan yang hangat dengan mereka. Mereka tahu siapa Anda dan merek apa yang Anda bangun.

* Tambahkan layanan yang bersifat pelengkap untuk produk Anda. 

Atau tambahkan produk yang bersifat pelengkap terhadap layanan Anda. Hal ini bisa dihubungkan dengan dukungan atau pendidikan yang berhubungan, atau sebuah paket produk dan layanan untuk sebuah kelompok baru pelanggan.

* Terapkan juga teknologi yang Anda sudah ketahui ke bidang lainnya

Dengan kemajuan teknologi yang begitu pesat sekarang ini, Anda harus berasumsi bahwa produk Anda yang sekarang akan digeser dengan produk yang lebih baru. Perhatikan bagaimana dan ke arah mana teknologi terus berkembang dan berevolusi.

* Buka lebih banyak lokasi, perluas baik secara daring (online) maupun secara global. 

Alternatif selain menjual lebih banyak volume barang dengan lebih sering pada pelanggan yang sudah ada ialah dengan menjangkau lebih banyak pelanggan baru dengan kebutuhan yang sama. Di samping menambah lokasi fisik secara regional dan global, biaya untuk menghadirkan representasi online sebuah bisnis kini lebih rendah dibanding dahulu.

* Tawarkan bisnis sebagai waralaba. 

Waralaba itu layaknya mencetak klon bisnis Anda dan mengkontrak orang lain untuk menjalankan klon bisnis tersebut. Terdengar sangat sederhana namun membutuhkan usaha yang besar untuk mendokumentasikan setiap proses, membangun hubungan dengan para vendor, dan memantau seluruh tahapan pelaksanaannya.

* Lakukan penggabungan atau merger dengan bisnis lain atau lakukan akuisisi terhadap bisnis lainnya. 

Merger dan akuisisi merupakan langkah yang lazim dilakukan saat sebuah bisnis ingin merengkuh pasar yang lebih luas. Selain itu merger dan akuisisi juga menjadi jalan untuk mengakuisisi produk dan jasa lainnya, tanpa harus menjalani masa inkubasi untuk membangun dan menguji produk terlebih dulu. Ini sering berhasil jika Anda menemukan perusahaan yang serupa dengan milik Anda yang memiliki potensi yang sama tetapi sedang terjebak utang atau kekurangan tenaga ahli.

* Lisensikan produk Anda pada mitra atau sekutu.

Jika jangkauan Anda kurang luas atau Anda tidak punya akses yang memadai terhadap segmen pasar utama atau kelompok pelanggan tertentu, melisensikan produk Anda, menambah mitra strategis, atau membangun sebuah kemitraan dengan perusahaan yang relevan akan membantu.

* Pekerjakan seseorang yang lebih kompeten dari Anda. 

Mereka akan memberikan pengetahuan dan pandangan lain yang belum Anda ketahui. Tingkatkan sebuah budaya aktif dan program pemberian imbalan bagi siapa saja yang mampu menghasilkan ide-ide baru. Jika Anda tidak melakukan hall-hal tersebut, biasanya oang-orang pintar idalam perusahaan Anda akan memberikan ide mereka ke orang lain atau menyerahkan ide itu pada pesaing.

* Jadilah anggota komunitas yang aktif. 

Melakukan kerja secara sukarela untuk membantu komunitas Anda akan memberikan pandangan baru pada permasalahan terkini, tantangan dan peluang bisnis. Pada saat yang sama, Anda membangun kredibilitas yang kelak akan diberikan oleh pelanggan masa datang.



Seorang entrepreneur unggul pasti akan selalu memburu produk dan layanan yang dibutuhkan orang dan bekerja mewujudkan solusi terhadap permasalahan orang untuk mendapatkan keuntungan dan kenyamanan. Tidak berpikir ke depan atau berjalan di tempat sebagai seorang entrepreneur berarti Anda tidak membuat kemajuan, bahkan bisa dikatakan mengalami kemunduran.
21.50 | 0 komentar | Read More

Rahasia Perusahaan Dan Bisnis yang Bertahan Kini dan Sepanjang Masa

Written on Minggu, 20 Mei 2012 | 20.45

seputarbisnisdanmanajemen.blogspot.com

Perusahaan dan Bisnis yang mampu bertahan kini dan sepanjang masa bahkan jadi pemimpin pasar memiliki rahasia sukses dalam mengelolanya. Keunggulan bersaing harus Anda miliki.

Perusahaan yang dapat memimpin pasar adalah perusahaan yang memiliki alasan yang sangat kuat dan merupakan perusahaan yang dapat bertahan kini dan sepanjang masa. Bisnis yang seperti apa ?
20.45 | 0 komentar | Read More

Pengaruh Layanan Pelanggan Terhadap Bisnis

Written on Rabu, 16 Mei 2012 | 09.00

Bagi pebisnis, tentunya sering mendengar peribahasa yang mengatakan bahwa setiap bisnis tergantung pada pelanggannya. Suatu bisnis yang memperlakukan pelanggannya dengan buruk adalah bisnis yang diramalkan akan segera ambruk. Layanan pelanggan ialah suatu aspek tak terlihat dalam suatu bisnis, tetapi meski tak terlihat bukan berarti tidak penting. Sebaliknya banyak pelanggan akan mengingat kualitas pelayanan yang mereka terima lebih dari kualitas sebuah produk karena secara langsung berhubungan dengan individu yang merepresentasikan bisnis secara langsung. Kesannya tentu akan lebih kuat dari sekadar berhadapan dengan produk yang merupakan benda mati.

Beberapa tingkatan kesalahan dalam melayani pelanggan tentu tidak bisa dihindari pada kesempatan apapun. Respon yang efektif dan sopan terhadap suatu masalah sering membuat pelanggan memiliki opini yang lebih baik tentang bisnis Anda daripada sebelumnya. Jika pesanan tidak terorganisir dengan baik, reservasi hilang atau barang rusak, tawarkan untuk mengganti secara cuma-cuma. Itikad baik yang mendorong perbuatan baik ini lebih bernilai dari sekadar biaya yang dikeluarkan untuk mengganti kerugian material yang diderita.

seputarbisnisdanmanajemen.blogspot.com
Ekspresi ketertarikan dan kesopanan yang tulus sering bisa menjadi bumerang. Banyak orang diredakan kemarahan dan ketidakpuasannya dengan perkataan staf yang kurang tulus dan sering hanya merupakan ‘lips service’. Sebuah metode menjalin hubungan dengan pelanggan secara lebih efektif dan efisien ialah dengan melatih staf Anda untuk selalu memerhatikan pentingnya pelanggan dalam karier mereka. Staf harus mendengarkan dengan cermat keluhan pelanggan dan memberikan saran yang sesuai terhadap permasalahan yang ditemuinya yang memuaskan bagi kedua belah pihak. Meluangkan waktu untuk hanya sekadar mendengarkan dan bersimpati terhadap keluhan pelanggan yang sedang menghadapi masalah terbukti sama pentingnya dengan memecahkan masalah itu. Menunjukkan pada pelanggan bahwa kita peduli tentang keberadaan dan masalah yang mereka miliki akan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.

Pelayanan yang buruk dapat membunuh bisnis dengan perlahan-lahan karena pelangan akan merasa terasing dan membuat mereka beralih pada pesaing. Pegawai yang memberikan pelayanan yang bermutu rendah dan kasar harus ditegur, dilatih kembali tentang pentingnya pelayanan pelanggan yang baik dan pantas atau jika sudah keterlaluan, diberhentikan. Pegawai yang berada di bawah tekanan bisa saja menjadi abai terhadap pelanggan, berbicara dengan mereka dengan nada kasar atau menolak membantu untuk menemukan produk atau memecahkan masalah. Pelanggan tidak akan membuat pembedaan antara pegawai dan pemilik bisnis karena ia cenderung menganggap sikap pegawai ialah representasi dari sikap pemilik bisnis. Saat mereka diperlakukan dengan buruk dan kurang pantas, tentu wajar jika mereka beralih dan berhenti menjadi pelanggan bisnis kita.
09.00 | 0 komentar | Read More

Kunci Mendongkrak Penjualan Anda

Written on Jumat, 11 Mei 2012 | 08.17

seputarbisnisdanmanajemen.blogspot.com
Kunci Mendongkrak Penjualan Anda
Banyak hal yang dapat dilakukan dalam mendongkrak pemasaran dan penjualan. Sama seperti Anda berusaha sekuat tenaga mendongkrak rating blog Anda di mesin pencari Google dengan berbagai macam jurus SEO yang Anda coba terapkan, artikel ini juga sebuah sejenis jurus SEO, tapi di dunia bisnis, dunia offline, dunia nyata.

Anda dapat melakukan hal kecil yang membawa konsumen nyaman untuk berbelanja di toko Anda, misalnya dengan membebaskan biaya parkir pada toko Anda, tetapi keamanan tetap dirasakan bagi konsumen kendaraannya parkir di toko Anda. Hal tersebut bisa menjadi fasilitas yang pertama yang akan dinikmati konsumen yang berbelanja di toko Anda.

Penjualan juga dapat Anda tingkatkan dengan meningkatkan pemasaran. Pemasaran tidak berakibat langsung kepada penjualan tetapi pemasaran berpengaruh langsung terhadap customer awareness (kesadaran konsumen) dan customer image (persepsi konsumen).

Jika tingkat kesadaran konsumen di sekitar toko Anda sudah baik terhadap nama atau brand toko yang sudah Anda tentukan dan banyak orang yang mengetahui lokasi toko tersebut, itu akan sangat membantu penjualan.

Tahapan berikutnya adalah peningkatan persepsi konsumen pada toko Anda misalnya persepsi “murah dan mudah.” Hal itu dapat ditanamkan kepada konsumen dan calon konsumen toko Anda. Jadi jika mau belanja ”mudah dan murah” toko Anda lah jawabannya.

Jika Anda pernah membaca teori "The 5 Arrows Marketing Strategy Arrbey," disana dikatakan bahwa pengembangan konsep strategi pemasaran di implementasikan menjadi lima tahapan sebagai berikut:

1. Competition understanding
Memahami kompetisi yang sedang terjadi pada pasar peritel secara mikro, terkait lokasi, harga, kualitas, fasilitas, dan lain-lain.

2. Crafting marketing plan
Membuat strategi pemasaran yang tepat untuk toko, misalnya dapat memanfaatkan lahan parkir sebagai tempat nongkrong atau santai anak muda dan keluarga.

3. Commencing marketing plan
Perencanaaan di atas harus direalisasikan dalam tindakan jadi. Lakukanlah perubahan mulai dari yang kecil dan lakukanlah mulai dari sekarang.

4. Enhancing marketing performance
Percepatan harus dilakukan untuk memanfaatkan peluang dan momentum yang telah didapat. Pada situasi pengembangan peluang yang ada, harus dimanfaatkan secara maksimal. Maka bukan tidak mungkin kalau target satu tahun dapat dicapai dalam waktu tiga bulan.

5. Reviewing
Setelah sebuah proses strategi marketing diterapkan kita harus tetap review dan melihat sejauh mana keefektifan strategi marketing yang kita terapkan.

Silahkan Anda coba...semoga bermanfaat.
08.17 | 0 komentar | Read More

Bagaimana Melakukan Manajemen Resiko dalam memulai Bisnis ?

Written on Sabtu, 14 April 2012 | 10.10

seputarbisnisdanmanajemen.blogspot.com
Resiko berbisnis pasti ada ketika memulai bisnis. Mengatasi resiko diperlukan manajemen agar bisnis tetap berhasil dan menguntungkan. Hambatan memulai bisnis bisa diatasi dengan mengenal dua unsur berbeda yaitu resiko dan beresiko.

Bagaimana Melakukan Manajemen Resiko dalam memulai Bisnis ?


Sering kali seseorang ingin memulai bisnis, yang menghambat mereka bukan karena kurang ilmu nya, pengetahuan, atau bahkan kurang modal, melainkan rasa takut. Takut lah yang menghambat mereka untuk memulai bisnis, kalau kita mau mulai belajar bisnis alangkah baik nya kita mengenal satu yang nama nya Manajemen Resiko Bisnis

Resiko dengan beresiko adalah berbeda, resiko ada 2 unsur. Yaitu, pertama besar kecil kemungkinan terjadinya, yang kedua adalah besar kecil akibat nya, bisa itu positif atau negatif. Sedangkan beresiko apabila kita sudah menimbang resiko nya, yaitu besar kecil kemungkinan terjadi nya serta besar kecil akibat negatif nya dan positif nya. Apabila ternyata resiko nya tidak bisa kita terima, berarti bisnis tersebut beresiko.

Mari kita tes dengan angka, misal nya Anda mulai bisnis dengan kemungkinan berhasil 1:9. Maksud nya apa, Anda bisnis 10 kali berhasil nya cuma sekali, yang kesepuluh bangkrut. Kira-kira Anda mau atau tidak, tentu saja Anda berbicara tidak mau.

Kenapa tidak mau karena Anda merasa kemungkinan gagal nya jauh lebih besar dan Anda tidak mau. Anda lupa menimbang apa yang perlu Anda timbang? Yaitu besar kecil nya akibat nya kalau terjadi. Misal nya begini, kalau Anda bisnis akibat nya kalau gagal Anda cuma bayar satu, tetapi kalau berhasil Anda dapat 50 kali. Mari sekarang kita hitung lagi, saya ulangi sekali lagi. Kalau Anda tidak berhasil efek nya paling buruk Anda bayar nya cuma satu. Tetapi sekali berhasil Anda dapat 50 resiko nya, bisa Anda terima.

Mari kita hitung usaha Anda, 10 kali berhasil nya cuma 1. Berarti Anda gagal nya 9 kali dan Anda bayar satu, satu saja. Tetapi kalau Anda berhasil dapat nya 50 kira-kira mau tidak? Mau, berapa kali. Anda pasti mau sebanyak-banyak nya bisnis dengan kemungkinan berhasil 10 persen. Karena kalau sekali berhasil Anda dapat 50 kali lipat di banding kalau Anda gagal sekali.

Sekarang ketika mulai bisnis kita akan selalu menimbang akan hal ini. Kemungkinan berhasil nya berapa persen dan kemudian yang kedua adalah akibat nya apa kalau saya berhasil saya dapat apa? Tetapi kalau saya tidak berhasil saya bayar berapa. Berarti tergantung juga satu unsur lagi dari kondisi keuangan Anda.

Kalau kondisi keuangan Anda hari ini misalnya 20, Anda mainnya berapa? Misalnya Anda main nya dua,dua,dua. atau Anda main nya satu,satu. Atau main nya sepuluh, sepuluh dan Anda cuma main dua kali saja. Kalau kemungkinan berhasil nya 1:9 atau 10 persen, Anda cuma punya uang 20 Anda harus main dan main nya satuan saja.

Misal nya Rp 20.000.000 Anda main nya Rp 1.000.000, Rp.1.000.000. Tetapi kalau Rp 100.000.000 Anda main Rp10.000.000 ,Rp10.000.000 . Karena rasio keberhasilan nya 1:9 main 10 kali 9 kali gagal dan 1 kali berhasil. Mungkin tidak ternyata luput Anda main Rp20.000.000 dan ikut Rp 1.000.000. Kalau sampai kalah 15 kali pun tidak masalah. Begitu ke 16 kali menang dan dapat Rp50.000.000 baru seru. Dengan demikian ketika memulai bisnis Anda mulai tanya, resiko nya apa.

Resiko yang paling buruk apa, misalnya resiko paling buruk saya kehilangan sejumlah uang sekian. Saya sudah rela, kemudian kemungkinan berhasil nya 50:50. Dan kalau saya berhasil dapat nya “Lima kali lipat”. Yang paling penting saya bisa main 3 kali sampai 4 kali. sekali menang saya dapat 5 kali lipat. Dengan me manage resiko seperti ini kita gali pertanyaan lagi.

Misalnya begini, ketika mau mulai bisnis, akibat nya kalau saya bisnis ini saya kehilangan Rp100.000.000 , dan Rp100.000.000 masih bisa saya terima. Tetapi lebih baik Anda tanya lagi supaya kalau Rp1.000.000 kemungkinan resiko nya jauh lebih kecil. Ini bisa tidak pakai istilah bagi hasil. Tidak harus keluar modal terlebih dahulu, modal nya bisa dari orang lain terlebih dahulu atau dari suplier Anda.

Sehingga Anda tidak pakai modal dan kemungkinan Anda ruginya jauh lebih nol lagi karena sudah tanpa modal sama sekali. Kemudian Anda bisa “Konsinyasi” terlebih dahulu, akibat nya kalau Anda tidak laku Anda bisa kembalikan saja.

Pertanyaan kedua supaya kemungkinan berhasilnya jauh lebih besar? setelah Anda mulai menimbang resiko Anda jangan lupa tanya kedua hal ini. Karena supaya akibatnya jauh lebih kecil, bisa tidak konsinyasi dulu atau bisa tidak ada garansi nya. Supaya kemungkinan untung jauh lebih besar, saya harus belajar dengan siapa.

Ketika Anda menimbang seperti ini, hidup Anda akan jauh lebih berani ambil resiko. Karena resiko selalu ada dan bisa terjadi dimana-mana.Memang semua di luar pemikiran kita, misal pada saat Anda membaca artikel ini. Pertanyaan nya ada tidak resiko nya? Bisa jadi rumah Anda di tabrak pesawat terbang dan Anda mati, ungkin tidak? Itu mungkin sekali dan pertanyaan nya itu resiko dan ini kemungkinan nya kecil. Atau bisa juga saat ini jika Anda nonton ramai-ramai bersama saudara Anda mungkin tidak kemungkinan nya dapat terjadi, atau resiko ini terjadi tetapi akibat nya kecil. Misalnya orang yang seruangan Anda kentut, pasti kan ada efeknya. Ya efeknya itu bau, kemungkinan terjadi nya besar dan itu bisa kita abaikan. Sesuatu hal yang kita timbang ini kita tidak mampu menerima nya berarti resiko.

Anda mulai usaha dengan modal 10 Milyar, duit Anda cuma 2 Milyar. Yang 8 Milyar Anda utang dengan cara Anda gadaikan rumah dan sebagainya, bahkan Anda hutang kepada mafia dan mafia nya kejam sekali. “Awas ya saya tahu anak mu sekolah dimana kalau ada apa-apa nanti saya incar anak mu”. Kemudian Anda kerja sama dengan orang yang baru Anda kenal, dan orang tadi baru 2 bulan keluar dari penjara.

Bagi Anda bisnis nya beresiko tidak, tetapi dengan kondisi yang sama dan dengan kepemilikan harta nya lebih banyak. Misalnya Bill Gates modal nya 10 Milyar kemungkinan berhasil nya hampir nol karena partner nya habis keluar dari penjara dan dia bergelut di dunia yang baru. Bagi Bill Gates itu beresiko atau tidak beresiko. Saya simpulkan kalau Anda mau bisnis atau investasi pertimbang kan resiko atau beresiko.

Kalau resiko nya ada dan Anda terima kemungkinan berhasil dan bisa Anda terima.Kalau Anda kena resiko lebih kecil maka akibat nya kecil. Dan juga siapa yang bisa bantu saya, saya harus join sama siapa dan sudah Anda timbang semua ternyata masih bisa terima resiko dengan misi kekayaan Anda.

Semoga anda bisa mengerti kata-kata saya diatas, dan bermanfaat bagi anda.
10.10 | 0 komentar | Read More

Test, Dapatkah Anda Menjalankan Bisnis Online ?

Written on Sabtu, 24 Maret 2012 | 08.03

Dibawah ini terdapat sejumlah pertanyaan yang dapat menunjukkan tingkat kemampuan dan minat anda terhadap Bisnis Online. Coba saja.

 

1. Mana yang anda pilih ketika orang terkasih menawarkan hadiah untuk anda.

a. Gadget sudah oke. Tapi kalau mengoperasikannya sulit, lebih baik jangan.

b. Gadget terbaru lebih disukai. Paling tidak, saya lebih mudah mengakses informasi yang saya butuhkan.

c. Gadget boleh-boleh saja. Paling tidak saya tidak terlalu ketinggalan dengan teman-teman yang lain.


2. Berapa lama anda dapat menghabiskan waktu untuk menjelajah dunia virtual rata-rata setiap harinya ?

a. Kurang dari satu jam, hanya untuk melihat e-mail atau menengok akun Facebook. Sesekali melihat berita terkini untuk selalu tahu apa yang terjadi di luar sana.

b. Lebih dari dua jam. Selain mengintip situs-situs berita, saya acapkali melakukan update pada blog saya. Saya memiliki tiga blog yang harus diperbarui paling tidak sekali dalam seminggu.

c. Paling tidak, dua jam dalam sehari. Saya rasa ini cukup, toh internet hanya sebatas media informasi. Untuk meraih keuntungan finansial sih bisa juga. Tetapi saya tidak mempunyai banyak waktu saat ini.



3. Banyak komoditi yang dapat di jual lewat internet, sikap anda adalah :

a. Itu betul. Tapi masyarakat belum terlalu mengerti internet. Kalau kita memaksakan, malah rugi. Lebih baik memilih bisnis yang lebih riil.

b. Wah, ini berita bagus. Saya akan mencari tahu produk yang biasa dijual secara online. Kalau perlu saya cari lagi komoditi lain yang dapat dijual lewat internet.

c. Ini kabar baik. Tapi kita harus hati-hati, sebab menjual lewat internet susah. Kita harus mengeluarkan ekstra tenaga untuk berpromosi. Kalau untungnya tak banyak, lebih baik tidak usah ikut-ikutan.



4. Apa yang anda lakukan agar Bisnis Online anda dapat dikenal lebih luas oleh pengguna internet ?

a. Beritahu orang lain lewat internet. Kirimi mereka email. Meminta bantuan orang lain untuk menyebarkannya, sepertinya akan efektif.

b. Banyak cara yang dapat di lakukan, misalnya lewat media sosial. Ini cara yang paling murah. Memiliki tautan dengan situs atau blog lain adalah cara yang dapat dicoba. Memanfaatkan mesin pencari, search engine, rasanya merupakan terobosan yang oke untuk dicoba.

c. Social media adalah cara yang memang patut dicoba. Namun saya skeptis hal itu akan efektif. Memang perlu usaha lebih untuk melakukannya. Perpaduan dengan memasang iklan di media lain, tampaknya masih harus di coba.



5. Diantara ketiga pernyataan dibawah ini, manakah yang paling anda pilih ?

a. Orang boleh saja bilang bisnis online adalah masa depan. Namun hal ini semua ini belum terbukti sepenuhnya. Keraguan orang untuk melakukan transaksi adalah bukti bahwa bisnis online masih jauh dari harapan.

b. Membanjirnya bisnis online adalah bukti bahwa bisnis ini adalah bisnis masa depan . Terbatasnya waktu yang dimiliki mendorong orang untuk melakukan belanja lewat internet. Maskapai penerbangan saja sudah menerapkan kebijakan pembelian tiket secara online.

c. Kita boleh saja memiliki ide untuk menjalankan bisnis secara online, namun seringkali partner kita tidak memiliki pandangan ataupun visi yang sama dengan kita. Jadi, daripada membuang waktu percuma, kita tunda saja niat untuk melakukan bisnis secara online.




Catat jawaban anda, lalu lihat kesimpulannya di bawah ini ;





 





Jika anda cenderung menjawab "A" :

Anda tidak terlalu perduli dengan bisnis online. Namun, jika anda mau belajar sedikit, banyak sisi menguntungkan dari bisnis ini. Banyak peluang yang sesungguhnya dapat anda raih jika tertarik dengan bisnis ini.

Jika anda cenderung menjawab "B" :

Anda punya pemahaman yang cukup untuk memahami bisnis online. Anda pun sudah memahami resiko, kekurangan, serta kelebihan dalam menjalankan bisnis online. Anda dapat memulainya kapan saja. Jika anda dapat mempertahankan semangat dan antusiaisme ini, bukan hal sulit untuk anda meraih mimpi.

Jika anda cenderung menjawab "C" :

Anda sudah memahami bisnis online secara baik, termasuk resiko-resiko yang mungkin ada dalam bisnis ini. Namun anda memang tidak memiliki minat yang cukup. Bila anda memiliki minat yang besar, ditambah dengan pemahaman dan pengetahuan yang memadai, maka anda pun dapat memulai bisnis online kapan saja. Mungkin anda akan meraih sukses sama seperti mereka yang termasuk dalam golongan yang cenderung menjawab "B"
08.03 | 0 komentar | Read More

Cerdik Dan Cermat Memilih Waralaba

Written on Minggu, 26 Februari 2012 | 22.11

Modal sudah punya, tempat usaha tersedia, namun Anda masih belum tahu mau masuk ke bidang bisnis mana? Tak perlu pusing memulai bisnis dari nol. Dengan membeli waralaba, secara tak langsung Anda sudah membeli pengalaman kegagalan sekaligus keberhasilan entrepreneur yang telah merintisnya terlebih dahulu.

22.11 | 0 komentar | Read More

Keunggulan Bisnis Online

Written on Kamis, 23 Februari 2012 | 05.24

Bisnis Online sudah menjadi tren. Banyak perusahaan berlomba untuk memperlebar cakupan usahanya dengan memenuhi lalu-lintas dalam jaringan. Meraup uang melalui dunia maya yang dulu lebih banyak menjadi pekerjaan sampingan, kini mulai di pilih banyak orang sebagi sumber penghasilan utama.

Apa saja keunggulan bisnis online sehingga menjadi populer ? Berikut adalah beberapa keunggulan bisnis online secara umum yang dapat membuat anda pun berpikir untuk menekuni bisnis online ini.

Praktis

Bisnis online dapat beroperasi dimana saja, sejauh ada perangkat dan koneksi internet. Kita tidak perlu menyewa kios, kantor, atau toko. Rumah, atau bahkan sepetak kamar pun dapat kita jadikan tempat usaha online, karena segala transaksi bisnis juga berlangsung dalam jaringan.

Bisnis Online juga tidak memerlukan banyak karyawan. Bahkan tanpa karyawan pun kita dapat menjalankan Usaha Online ini.

Hemat

Kepraktisan dalam berbisnis online ini dapat membantu kita lebih berhemat, baik dari segi waktu, tenaga, maupun biaya. Menekuni bisnis online otomatis dapat mengurangi pengeluaran sewa tempat usaha, menekan pengeluaran upah karyawan dan biaya operasional. Biaya yang rutin membebani kita hanyalah biaya listrik dan internet yang terbilang tidak besar. Apalagi saat ini banyak provider yang menyediakan layanan berlangganan internet murah.

Interaktif

Sifat unggulan internet adalah interaktif. Melalui internet, kita dapat berkomunikasi lintas jarak dan waktu, dengan keintiman seperti komunikasi tatap muka.

Dalam berbisnis online, pelanggan tidak perlu bingung jika membutuhkan informasi mengenai produk atau jasa yang kita jual. Mereka dapat mengaksesnya melalui kantor dalam jaringan kita, yaitu Situs. Bila belum ada informasi yang belum terpapar, para pelanggan dapat bertanya kepada kita melalui aplikasi online yang tersedia, antara lain, surat elektronik (e-mail), milis, messenger (aplikasi chating) maupun dinding akun jejaring sosial kita. Bahkan mereka juga dapat menghubungi kita langsung melalui telepon. Oleh karena itu, jangan lupa untuk memberikan informasi kontak yang jelas dalam situs bisnis online anda.

Jangkauan Luas

Internet merupakan teknologi mutakhir yang beum ada tandingannya. Orang dapat berkomunikasi dengan semua orang dari berbagai dimensi waktu dan tempat, selama pelaku komunikasi tersebut terpapar koneksi internet dan memiliki perangkat yang mendukung. (komputer, laptop, dan gadget).
Berbisnis online tentu membuka peluang anda untuk memasarkan usaha kepada semua pengguna internet. Jika selama ini, bisnis catering di rumah, anda hanya dapat menjangkau pelanggan sekitar rumah atau daerah anda. Melaui internet, anda dapat melakukan lebih. Jangan terkejut jika suatu hari, seorang dari benua lain menghubungi dan memesan catering anda.

Lifetime Useful

Membuka usaha dalam jaringan dapat memaksimalkan waktu operasional bisnis. Karena tidak ada jam tutup atau buka toko. Semua orang yang terhubung dengan internet dapat mengakses dan melihat "toko" anda. Transaksi bisnis dapat berlangsung setiap waktu, selama situs aktif dan kedua pihak saling terhubung dalam jaringan.

Pilihan Bisnis Bervariasi.

Hampir semua jenis bisnis dapat di lakukan secara online. Mulai dari bisnis kecil dan rumahan, hingga bisnis besar.
05.24 | 0 komentar | Read More

Mengembangkan Bisnis Warnet

Written on Senin, 30 Januari 2012 | 08.28

Seperti halnya bidang usaha lain, pengusaha warnet juga ingin mengembangkan usahanya. Pertanyaannya, ke arah mana saja bisa mengembangkan usaha ini dengan melihat peluang lain tanpa meninggalkan sama sekali dasar usaha anda.

warnet
08.28 | 0 komentar | Read More

Cara Membuka Usaha Secara Cepat Dan Sederhana

Written on Kamis, 26 Januari 2012 | 21.46


21.46 | 0 komentar | Read More

Strategi Dasar Ekspansi Dengan Baik

seputarbisnisdanmanajemen.blogspot.comEntrepreneur bukan semata-mata berdagang. Saat pedagang biasa sudah puas dengan bisnisnya yang menguntungkan, seorang entrepreneur harus selalu bekerja keras mencari peluang baru untuk bisa mengembangkan bisnisnya dan membawanya ke level yang lebih tinggi. Akan selalu ada target-target yang harus dicapai agar bisnis yang ada tidak hanya mampu bertahan tetapi juga bertumbuh dan tersebar.

Berikut adalah sejumlah strategi dasar yang bisa ditempuh agar bisa berekspansi dengan baik:


* Terapkan kompetensi dasar Anda dalam pasar yang relevan
Amati para pesaing yang memiliki keunggulan yang serupa dengan Anda dalam sektor yang berbeda. atau untuk pelanggan yang berbeda. Dengan menggunakan skala, lokasi, dan desain umum, Anda mungkin bisa memberikan pemecahan yang lebih baik atas masalah yang mereka hadapi tanpa harus memberikan harga yang lebih tinggi.


* Berikan produk atau layanan baru pada pelanggan yang ada
Anda telah mengetahui pelanggan yang sudah ada dengan baik dan membangun hubungan yang hangat dengan mereka. Mereka tahu siapa Anda dan merek apa yang Anda bangun.


* Tambahkan layanan yang bersifat pelengkap untuk produk Anda
Atau tambahkan produk yang bersifat pelengkap terhadap layanan Anda. Hal ini bisa dihubungkan dengan dukungan atau pendidikan yang berhubungan, atau sebuah paket produk dan layanan untuk sebuah kelompok baru pelanggan.


* Terapkan juga teknologi yang Anda sudah ketahui ke bidang lainnya
Dengan kemajuan teknologi yang begitu pesat sekarang ini, Anda harus berasumsi bahwa produk Anda yang sekarang akan digeser dengan produk yang lebih baru. Perhatikan bagaimana dan ke arah mana teknologi terus berkembang dan berevolusi.


* Buka lebih banyak lokasi, perluas baik secara daring (online) maupun secara global.
 Alternatif selain menjual lebih banyak volume barang dengan lebih sering pada pelanggan yang sudah ada ialah dengan menjangkau lebih banyak pelanggan baru dengan kebutuhan yang sama. Di samping menambah lokasi fisik secara regional dan global, biaya untuk menghadirkan representasi online sebuah bisnis kini lebih rendah dibanding dahulu.


* Tawarkan bisnis sebagai waralaba
Waralaba itu layaknya mencetak klon bisnis Anda dan mengkontrak orang lain untuk menjalankan klon bisnis tersebut. Terdengar sangat sederhana namun membutuhkan usaha yang besar untuk mendokumentasikan setiap proses, membangun hubungan dengan para vendor, dan memantau seluruh tahapan pelaksanaannya.


* Lakukan penggabungan atau merger dengan bisnis lain atau lakukan akuisisi terhadap bisnis lainnya. Merger dan akuisisi merupakan langkah yang lazim dilakukan saat sebuah bisnis ingin merengkuh pasar yang lebih luas. Selain itu merger dan akuisisi juga menjadi jalan untuk mengakuisisi produk dan jasa lainnya, tanpa harus menjalani masa inkubasi untuk membangun dan menguji produk terlebih dulu. Ini sering berhasil jika Anda menemukan perusahaan yang serupa dengan milik Anda yang memiliki potensi yang sama tetapi sedang terjebak utang atau kekurangan tenaga ahli.


* Lisensikan produk Anda pada mitra atau sekutu. 
Jika jangkauan Anda kurang luas atau Anda tidak punya akses yang memadai terhadap segmen pasar utama atau kelompok pelanggan tertentu, melisensikan produk Anda, menambah mitra strategis, atau membangun sebuah kemitraan dengan perusahaan yang relevan akan membantu.


* Pekerjakan seseorang yang lebih kompeten dari Anda. 
Mereka akan memberikan pengetahuan dan pandangan lain yang belum Anda ketahui. Tingkatkan sebuah budaya aktif dan program pemberian imbalan bagi siapa saja yang mampu menghasilkan ide-ide baru. Jika Anda tidak melakukan hall-hal tersebut, biasanya oang-orang pintar idalam perusahaan Anda akan memberikan ide mereka ke orang lain atau menyerahkan ide itu pada pesaing.


* Jadilah anggota komunitas yang aktif. 
Melakukan kerja secara sukarela untuk membantu komunitas Anda akan memberikan pandangan baru pada permasalahan terkini, tantangan dan peluang bisnis. Pada saat yang sama, Anda membangun kredibilitas yang kelak akan diberikan oleh pelanggan masa datang.

Seorang entrepreneur unggul pasti akan selalu memburu produk dan layanan yang dibutuhkan orang dan bekerja mewujudkan solusi terhadap permasalahan orang untuk mendapatkan keuntungan dan kenyamanan. Tidak berpikir ke depan atau berjalan di tempat sebagai seorang entrepreneur berarti Anda tidak membuat kemajuan, bahkan bisa dikatakan mengalami kemunduran.


(*/berbagai sumber)
20.13 | 0 komentar | Read More

Sumber Dana Alternatif Bagi perusahaan

Tidak selamanya suatu perusahaan memiliki dana terus-menerus yang cukup untuk membiayai segala kegiatan operasional perusahaan. Mau tak mau perusahaan harus mendapatkan dana segar yang dapat dilakukan dengan berbagai cara untuk tetap dapat bertahan.
Money_stacks
19.49 | 0 komentar | Read More

Membuat Bank Terkesan Dengan Bisnis Anda

bank
18.50 | 0 komentar | Read More
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...